08117992581

5 Drama Thailand yang Membuat Kita Mengira Sudah Tahu Ceritanya, Ternyata Belum

$rows[judul] Keterangan Gambar : Cuplikan drama Thailand The Stranded. foto/imdb

Kota Metro, A1BOS.COM - Ada cerita yang membuat kita merasa sudah menemukan jawabannya bahkan sebelum persoalannya benar-benar dimulai. Anak-anak sekolah terjebak di sebuah pulau, seorang pria kembali dengan identitas baru, atau sebuah keluarga berkumpul lalu salah satu anggotanya menghilang.

Rasanya kita sudah pernah melihat cerita semacam itu.

Namun beberapa drama Thailand justru memanfaatkan rasa familiar tersebut untuk menyembunyikan permainan berikutnya. Premisnya boleh sederhana. Setelah beberapa episode, persoalannya bisa berubah menjadi sesuatu yang sama sekali berbeda dari dugaan awal.

Lima judul berikut berada di wilayah itu.

1. The Stranded (2019)

Sekelompok siswa sekolah elite sedang berada di sebuah pulau ketika tsunami menghantam. Setelah bencana berlalu, mereka mendapati diri mereka terisolasi dan harus mencari cara untuk bertahan hidup.

Kedengarannya seperti awal dari drama survival yang cukup lazim. Makanan harus dicari, kelompok harus bekerja sama, dan bantuan diharapkan segera datang.

Masalahnya, bantuan tidak kunjung muncul.

Kemudian mulai terjadi hal-hal yang tidak masuk ke dalam persoalan bertahan hidup. Ada simbol aneh, kematian yang mencurigakan, serta berbagai kejadian yang membuat Kraam dan teman-temannya mempertanyakan pulau tempat mereka terjebak. Sosok Profesor Lin juga menjadi bagian dari teka-teki yang semakin sulit dibaca.

Serial Netflix ini terdiri atas tujuh episode. Dari satu episode ke episode berikutnya, cerita semakin menjauh dari sekadar usaha sekelompok siswa untuk pulang.

2. A Gift to the People You Hate (2019)

Bayangkan sebuah toko yang menyediakan hadiah untuk orang yang Anda benci. Bukan hadiah yang membuat penerimanya tersenyum, tentu saja. Ada empat tingkatan yang bisa dipilih: mempermalukan, menakuti, menyakiti, sampai membunuh.

Premis A Gift to the People You Hate memang terdengar seperti cerita balas dendam yang dibungkus konsep horor.

Yang kemudian menarik adalah orang-orang yang datang ke toko tersebut.

Setiap hadiah membawa persoalan sendiri. Ada kebencian yang muncul dari hubungan pribadi, ada persoalan masa lalu, dan ada motif yang tidak langsung terlihat ketika sebuah pesanan dibuat. Serial ini terdiri atas 10 episode dan menggunakan toko misterius tersebut sebagai titik pertemuan berbagai cerita.

Jadi, sebelum bertanya apa isi hadiahnya, ada pertanyaan lain yang lebih penting: mengapa seseorang sampai ingin memberikan hadiah semacam itu?

3. Hide & Sis (2025)

Chatfah jatuh dari lantai atas sebuah rumah liburan. Tiga kakaknya melihat kejadian tersebut. Ketika mereka kembali mencari Chatfah, tubuhnya sudah tidak ada.

Kasusnya langsung berubah menjadi misteri.

Tetapi keluarga Bupphachinda bukan keluarga yang mudah dibaca hanya dari kejadian malam itu. Hubungan di antara empat saudara tersebut menyimpan persoalan masing-masing, sementara orang-orang di sekitar mereka mulai memiliki pertanyaan sendiri tentang apa yang sebenarnya terjadi.

Hide & Sis kemudian membuat kecurigaan bergerak dari satu karakter ke karakter lain. Tiga kakak Chatfah bukan sekadar orang yang sedang mencari anggota keluarga yang hilang. Mereka juga berada di dalam penyelidikan dan memiliki rahasia yang perlahan terbuka.

Drama GMMTV ini memiliki 14 episode. Jan Ployshompoo dan JingJing Yu termasuk dalam jajaran pemerannya.

Semakin banyak informasi tentang keluarga itu muncul, semakin sulit melihat kejadian di rumah tersebut sebagai satu peristiwa yang berdiri sendiri.

4. Hua Jai Sila (2019)

Tor pernah menjadi korban kekerasan di keluarga ayahnya. Setelah sebuah kejadian, ia dianggap meninggal. Bertahun-tahun kemudian, ia kembali sebagai Sila.

Kali ini ia datang dengan uang, kekuasaan, dan identitas yang tidak diketahui keluarga yang menjadi sasaran dendamnya.

Cerita balas dendam seperti ini sebenarnya tidak asing. Yang membuat situasi Sila lebih rumit adalah kehadiran Mingta, teman masa kecilnya. Ia mengenal Tor sebelum pria itu menghilang dan mulai merasakan sesuatu yang familiar pada Sila.

Sementara Sila berusaha menjaga identitasnya tetap tertutup, hubungan dengan Mingta membuat masa lalu terus mendekat.

Drama 27 episode ini dibintangi Thanapob Leeratanakachornkul sebagai Tor/Sila dan Nopjira Lerkkajornnamkul sebagai Mingta.

5. Who Are You (2020)

Mind kehilangan ingatan setelah sebuah kejadian. Ketika sadar, orang-orang di sekitarnya justru memanggilnya Meen.

Ada satu masalah: Mind dan Meen memang memiliki wajah yang sama, tetapi mereka menjalani kehidupan yang berbeda.

Dari sini Who Are You tidak perlu terburu-buru mencari pelaku atau mengejar teka-teki besar. Mind sendiri belum tahu siapa dirinya dan apa yang terjadi sebelum ia kehilangan ingatan. Ia harus mengumpulkan kembali masa lalu melalui orang-orang yang mengenal Meen.

Tidak semua informasi datang dari orang yang sama. Ada hubungan pertemanan, persoalan di sekolah, pengalaman perundungan, dan orang-orang yang memiliki kepentingan masing-masing terhadap Meen.

Serial GMMTV ini memiliki 18 episode dan merupakan adaptasi Thailand dari drama Korea Who Are You: School 2015. Tipnaree Weerawatnodom memainkan dua karakter, Mind dan Meen, dengan Perawat Sangpotirat serta Kay Lertsittichai sebagai pemeran utama lainnya.

Lima drama ini tidak membutuhkan penonton yang terus-menerus menebak twist. Cukup ikuti informasi yang diberikan ceritanya. Kadang jawaban yang terasa paling jelas memang bukan jawaban terakhir.

Tulis Komentar

(Tidak ditampilkan dikomentar)