08117992581

Kebakaran Hutan Kawah Ijen, Bupati Banyuwangi Tetapkan Status Tanggap Darurat

$rows[judul] Keterangan Gambar : Bupati Ipuk Fiestiandani bersama Kepala Bidang Konservasi Sumber Daya Alam (KSDA) Wilayah III Jawa Timur, dan Dandim Letkol Arm Triyadi Indrawijaya saat memantau langsung kondisi kebakaran hutan TWA Kawah Ijen (Ist)

Banyuwangi, A1BOS.COM - Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani menetapkan status tanggap darurat bencana kebakaran hutan dan lahan (karhutla) Taman Wisata Alam (TWA) Kawah Ijen selama 14 hari.

Status tersebut berlaku mulai 4 September hingga 17 September 2026. Penetapan itu tertuang dalam Keputusan Bupati Banyuwangi Nomor: 100.3.3.2/229/KEP/429.011/2026 dan dapat diperpanjang sesuai kebutuhan penanganan darurat bencana di lapangan.

“Kami sudah tetapkan status darurat bencana 14 hari ke depan dan saya sudah tandatangan Surat Pernyataan Tanggap Darurat untuk mempercepat penanganan,” kata Ipuk, Sabtu (5/9/2026).

Kebakaran pertama kali terdeteksi di kawasan hutan dan perkebunan Pasewaran, Kecamatan Kalipuro, Rabu (2/9/2026). Petugas kemudian melakukan penanganan secara bertahap.

Api merembet mendekati kawasan Pondok Bunder yang merupakan jalur pendakian menuju Kawah Ijen pada Jumat (4/9/2026). Kondisi itu membuat Kawah Ijen ditutup sementara untuk kunjungan wisatawan.

Hingga Sabtu (5/9/2026), tim gabungan bersama para relawan masih bersiaga di Kawah Ijen. Mereka melakukan pemantauan dan pemadaman di kawasan tersebut.

Bupati Ipuk bersama BKSDA Wilayah III Jawa Timur juga telah mengajukan dukungan helikopter water bombing kepada BPBD Jatim dan Kantor SAR Surabaya.

Bantuan helikopter dibutuhkan karena kawasan yang terbakar memiliki kontur lahan curam dan dipenuhi pepohonan. Kondisi tersebut membuat pemadaman tidak memungkinkan hanya dilakukan secara manual.

Kepala Pelaksana BPBD Banyuwangi Partana mengatakan helikopter water bombing milik BPBD Jatim dijadwalkan tiba di Kawah Ijen, Minggu (6/9/2026).

“Berdasarkan koordinasi dengan BPBD Jatim, helikopter water boombing akan tiba di Kawah Ijen besok,” kata Partana.

Helikopter tersebut akan berangkat dari Malang dan mendarat di Bandara Banyuwangi. Selanjutnya, helikopter menuju Paltuding Kawah Ijen untuk langsung melakukan pemadaman dari udara.

Pemkab Banyuwangi juga telah mendirikan dapur umum di Kawah Ijen untuk memudahkan petugas dan relawan.(nng/bs)

Tulis Komentar

(Tidak ditampilkan dikomentar)