Jakarta, A1BOS.COM – Pengusaha dan investor Sandiaga Uno menilai bisnis yang ingin bertumbuh dan menarik investor membutuhkan tim kuat, kepemimpinan solid, kolaborasi, serta jejaring yang luas.
Pesan itu disampaikan Sandiaga saat menjadi pembicara Jakarta Entrepreneur Conference (JEC) 2026 di Hall B, Jakarta International Convention Center (JICC), Senayan, Jakarta, Sabtu (5/9).
Menurut Sandiaga, pengusaha tidak bisa hanya mengandalkan kemampuan individual untuk membawa bisnis ke level berikutnya. Kemampuan membangun jejaring dan berkolaborasi menjadi semakin penting di tengah dinamika dunia usaha.
Salah satu hal yang ditekankan Sandiaga adalah pentingnya membangun “super team”. Investor tidak hanya melihat pertumbuhan pendapatan, profitabilitas, arus kas, dan aset perusahaan.
Kualitas sumber daya manusia di balik bisnis juga menjadi perhatian. Karena itu, bisnis yang ingin bertumbuh dan mendapatkan kepercayaan investor perlu memiliki organisasi yang sehat dan tim berkualitas.
JEC 2026 menjadi ruang pertemuan entrepreneur, business leader, profesional, investor, mentor, dan berbagai elemen ekosistem bisnis. Forum tersebut membuka peluang berbagi pengalaman, membangun koneksi, serta menjajaki kolaborasi.
JEC 2026 diselenggarakan Komunitas Pengusaha Tangan Di Atas (TDA) DKI Jakarta pada 3–6 September 2026 dengan tema “Beyond Border, Let’s Go Together.”
Presiden TDA 9.0 Ferdian Brilian mengatakan kehadiran entrepreneur dan business leader di JEC 2026 sejalan dengan upaya TDA memperkuat perannya dalam membangun ekosistem kewirausahaan Indonesia.
“JEC 2026 bukan hanya memberikan insight bisnis, tetapi juga mempertemukan para pengusaha dan membuka peluang kolaborasi di dalam maupun luar negeri,” ujar Ferdian.
JEC 2026 tidak hanya mengandalkan sesi konferensi. Rangkaian program dirancang membawa peserta melalui tahapan Learn, Connect, Match, Transact, dan Scale.
Tahapan tersebut diwujudkan melalui Growth Summit, Business Clinic, Business Matching, Growth Expo, dan International Collaboration.
Chairman JEC 2026 sekaligus Founder Perempuan Digdaya Yeti Riyadi, S.Bns., M.M.Sus., mengatakan pengusaha membutuhkan ekosistem yang memungkinkan mereka saling menguatkan.
“Pengusaha tidak cukup hanya memiliki bisnis yang bagus. Mereka membutuhkan akses, keberanian untuk membuka koneksi baru, dan ekosistem yang membuat mereka bisa tumbuh bersama. JEC 2026 ingin menjadi ruang di mana pertemuan tidak berhenti menjadi networking, tetapi berkembang menjadi kolaborasi, peluang, dan pertumbuhan yang nyata,” ujar Yeti Riyadi.
Event Director JEC 2026 Firdaus Usman mengatakan keberhasilan konferensi tidak hanya diukur dari jumlah peserta maupun besarnya penyelenggaraan acara.
“Yang ingin kami bangun melalui JEC adalah koneksi yang memiliki kelanjutan. Kami ingin orang datang membawa persoalan dan peluang bisnisnya, kemudian pulang dengan perspektif baru, koneksi yang relevan, bahkan kemungkinan kolaborasi yang sebelumnya tidak mereka miliki,” ujar Firdaus.
Dia menilai pesan Sandiaga mengenai pentingnya super team dan kolaborasi sejalan dengan semangat JEC 2026.
“Bisnis besar hampir tidak pernah dibangun sendirian. Di belakangnya selalu ada tim, partner, mentor, investor, customer, dan ekosistem. Karena itu semangat Beyond Border, Let’s Go Together bukan sekadar tema event, tetapi pesan yang ingin kami bawa kepada entrepreneur Indonesia,” tambah Firdaus.
Selama empat hari penyelenggaraan, JEC 2026 menghadirkan pembicara dan praktisi dari berbagai sektor. Di antaranya entrepreneurship, investasi, marketing, teknologi dan AI, inovasi, leadership, talent, serta pengembangan organisasi.
Peserta juga dapat mengikuti konsultasi bisnis melalui Business Clinic, membangun relasi lewat Business Matching, mengeksplorasi produk dan solusi di Growth Expo, serta membuka percakapan bisnis lintas negara melalui kolaborasi ekosistem Indonesia–Korea Selatan.
JEC 2026 masih berlangsung hingga Minggu (6/9) di Hall B JICC, Senayan, Jakarta.
Jakarta Entrepreneur Conference 2026 merupakan konferensi dan expo bisnis yang mempertemukan entrepreneur, investor, business leader, profesional, praktisi, serta berbagai elemen ekosistem pendukung pertumbuhan usaha.
JEC 2026 mengusung tema “Beyond Border, Let’s Go Together” dan menghadirkan Growth Summit, Business Clinic, Business Matching, Growth Expo, workshop, in-depth session, serta kolaborasi bisnis.
Komunitas Pengusaha Tangan Di Atas (TDA) merupakan komunitas entrepreneur Indonesia yang mengembangkan ekosistem kewirausahaan melalui edukasi, mentoring, networking, business matching, kolaborasi, serta berbagai program pengembangan pengusaha.(tda/bs)
Tulis Komentar